Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Remaja pada umumnya berada pada rentang usia antara 16 - 18 tahun, atau dalam konteks psikologi perkembangan individu berada pada fase remaja adolescence. Fase remaja ini dikenal dengan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa Hurlock, 1980 207. Masa remaja dapat dikatakan sebagai masa persiapan untuk menuju dan mencapai kedewasaan. Hal senada diungkapkan oleh Santrock 2003 26 bahwa remaja adolescence diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang ditandai dengan perubahan biologis, kognitif, dan sosial-emosional. Masa ini merupakan transisi dalam masa pertumbuhan dan perkembangan seorang individu dalam keseluruhan perjalanan hidupnya. Piaget Hurlock, 1980 206 mengemukakan masa remaja merupakan usia saat individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa dan tidak lagi merasa di bawah tingkatan orang-orang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkatan yang sama, sekurang-kurangnya dalam masalah hak. Willis 1991 memaparkan masa remaja adolescence merupakan masa individu mampu memahami kehidupan sosial orang dewasa dan belajar tentang norma-norma yang berlaku di masyarakat untuk dapat menyesuaikan diri. Berkaitan dengan upaya penyesuaian diri ke arah dewasa, biasanya para remaja mengalami kebingungan dalam mempelajari pola tingkah laku sosial, dan terkadang remaja berperilaku keliru sebagai wujud aktualisasinya sehingga terjerumus kepada kenakalan remaja. Salah satu fenomena yang menunjukkan indikasi kenakalan remaja adalah perilaku seks bebas di kalangan remaja. Metro TV Jumat, 21 Mei 2010 melansir bahwa saat ini terdapat 32% remaja SMP dan SMA yang sudah pernah melakukan hubungan intim pra nikah, dan 20% remaja putri sudah pernah melakukan aborsi. Selain itu, hasil survey yang dilakukan Komisi Nasional KOMNAS Perlindungan Anak tahun 2008 di 33 provinsi di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 62,7% siswa yang tercatat sebagai pelajar SMP dan SMA mengaku sudah tidak perawan lagi Pikiran Rakyat, 2008. Hal tersebut senada dengan hasil Survey Kinerja Akuntabilitas Program SKAP pada tahun 2019 di Jawa Tengah yang yang menunjukkan 1,9% remaja laki-laki sudah melakukan hubungan seks sedangkan remaja perempuan sebanyak 0,5 % . Hasil survey serupa dipaparkan pula oleh Biro Pusat Statistik 2008 bahwa remaja Indonesia yang melakukan seks pranikah pada tahun 2008 sebanyak 45%, dan dari 2558 kasus sebanyak 58% wanita usia 15 hingga 24 tahun melakukan aborsi. Data sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mariyam 2010 tentang tingkat kenakalan remaja di salah satu SMA Negeri di Bandung menunjukkan sebanyak 8,2% siswa kelas XI memiliki tingkat kenakalan yang sangat tinggi, 14,92% memiliki tingkat kenakalan yang tinggi, 45,52% memiliki tingkat kenakalan sedang dan 31,34% memiliki tingkat kenakalan rendah. Fenomena perilaku seks bebas merupakan salah satu indikator terjadinya penurunan moral di kalangan remaja. Pernyataan tersebut diperkuat oleh Yusuf 2006 144 bahwa kondisi lingkungan yang memiliki daya tarik bagi remaja namun bertentangan dengan nilai-nilai moral, dapat menjadi pemicu merebaknya penyimpangan yang menyebabkan terjadinya penurunan moral di kalangan remaja. seperti free sex, mabuk, perkelahian antar pelajar, berpakaian tidak senonoh dan terjadinya tindakan kriminal. Michele Borba 2008 54 menyatakan bahwa berakhirnya abad kedua puluh dapat disebut sebagai dekade keruntuhan moral. Hal ini diperkuat dengan hasil penelitiannya yang menunjukkan gejala-gejala penurunan moral yang sangat mengkhawatirkan seperti meningkatnya kekerasan remaja, meningkatnya pencurian remaja, meningkatnya kebiasaan mencontek pada remaja, meningkatnya pergaulan seks bebas, dan meningkatnya penyalahgunaan obat-obatan di kalangan remaja. Gejala-gejala penurunan moral tersebut sangat erat kaitannya dengan penalaran moral. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian Kohlberg yang menunjukkan bahwa penalaran moral menjadi salah satu prediktor tindakan moral Duska dan Whelan, 1982. Dengan demikian dapat diasumsikan bahwa masalah dalam penalaran moral menyebabkan penyimpangan tingkah laku moral. Sejalan dengan hal tersebut, Kohlberg menunjukkan meskipun banyak faktor yang dapat menimbulkan kenakalan remaja delinquency, tetapi tingkatan penalaran moral yang tinggi sekurang-kurangnya berfungsi sebagai penghambat tingkah laku delinquent Duska dan Whelan, 1982 111. Oleh karena itu, untuk menemukan perilaku moral yang sebenarnya dapat ditelusuri melalui penalarannya. Artinya, pengukuran moral yang benar tidak sekedar mengamati perilaku moral yang tampak, tetapi harus melihat pada penalaran moral yang mendasari keputusan perilaku moral tersebut. Rest Yuniarti, 2010 percaya bahwa orang-orang yang memiliki penalaran moral lebih tinggi, lebih sedikit yang terlibat dalam tindakan-tindakan anti sosial, lebih sedikit yang berbuat curang dan lebih sedikit bertingkah laku mengikuti tekanan dari orang dengan perkembangan kognitifnya, perkembangan penalaran moral remaja seyogyanya telah berada pada tahap moralitas otonom. Tahap ini ditandai dengan kesadaran seseorang bahwa peraturan dan hukum dibuat oleh manusia dan dalam menilai suatu tindakan seseorang harus mempertimbangkan intensi pelaku selain memikirkan konsekuensinya. Tahap ini berbeda dengan tahap penalaran moral heteronom yang menilai kebenaran atau kebaikan suatu tingkah laku dengan melihat konsekuensi dari tingkah laku tersebut, bukan dari intensi pelaku. Duska dan Whelan, 1982Hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Delfia 2010 menunjukkan bahwa pada umumnya penalaran moral siswa kelas VIII SMP berada pada tahap semi otonom yang mencapai 72,4%. Selanjutnya siswa yang berada pada tahap penalaran moral otonom mencapai 18,39%, sedangkan siswa yang berada pada tahap penalaran moral heteronom mencapai 9,19%. 1 2 Lihat Pendidikan Selengkapnya
Kamiingin berubah. Jeremy: ya kami sangat menyesal. Edbert :ya kami juga minta maaf, kami juga sering berbuat slh. Narator: mereka kemudian menjadi teman yang baik. Dan mereka kemudian membantu teman2 mereka yang nakal agar bertobat. Mereka menjadi berkat bagi orang2 lain sesuai dgn perkataan si penceramah. ~The End~.
- Hingga sampai saat ini, banyak drama Korea yang rilis dengan tema beragam, dari romantis, horor, thriller, petualangan, termasuk drama yang mengusung tema kenakalan remaja. Drama Korea yang mengusung tema ini pun sukses di pasaran dan menjadi salah satu tontonan yang sayang jika dilewatkan begitu saja, karena alur ceritanya sangat menarik sehingga cocok jika ditonton saat sedang senggang. Baca Juga 3 Film Hubungan Asmara dengan Ending Sekedar Jadi Tamu Undangan, Nyesek Bukan Main! Drama The Glory sukses mengangkat tema bullying di kalangan remaja dan pembalasan dendam tahukah kamu bahwa selain The Glory terdapat drama Korea lain yang tidak hanya mengangkat isu bullying tapi kenakalan remaja lainnya? Yuk, simak apa saja! 5 Drama Tentang Kenakalan Remaja1. Juvenile Justice 2022 Juvenile Justice. NetflixDrama berjumlah 10 episode yang tayang di Netflix ini menceritakan kisah hakim Shim Eun Seok Kim Hye Soo dan dilemanya ketika menjadi hakim pengadilan ini menyuguhkan jenis-jenis kenakalan pada anak dan remaja, penyebab dan hukuman apa yang pantas diberikan pemahaman bahwa penyebab kenakalan pada remaja tidak hanya keluarga namun juga telah menjadi masyarakat ikut andil Extracurricular 2019Extracurricular. NetflixDrama yang tayang di Netflix ini tidak hanya menceritakan tentang bullying tapi juga prostitusi yang terjadi pada remaja. Oh Ji Soo Kim Donghee adalah siswa teladan dan selalu menjadi peringkat teratas di terkenal tidak aktif dalam kegiatan lain di sekolah dan pendiam. Tidak disangka, Oh Ji Soo secara anonim menjalankan bisnis prostitusi untuk mendapatkan menjadi rumit saat teman sekelasnya, Bae Gyu Ri Park Juhyun, mengetahui hal ini dan memaksa Oh Ji Soo untuk menjadi mitra Class of Lies 2019Class of Lies. IMDbDrama Class of Lies tayang di OCN pada tahun 2019. Drama ini bercerita tentang bullying dan kasus pembunuhan siswa yang terjadi di ternama bernama Ki Moo-Hyeok Yun Kyun-Sang yang bertugas menangani kasus ini berjuang agar kebenaran terungkap dan pelaku tertangkap. Namun, semenjak menangani kasus ini, karirnya menjadi itu ia berusaha untuk mengungkapkan kebenaran dengan berpura-pura menjadi guru demi melakukan aksi penyelidikannya. Sepanjang 16 episode penonton dibuat penasaran tentang siapa pelaku sesungguhnya dan bagaimana kasus ini diselesaikan oleh Ki Juga 5 Rekomendasi Drama dan Film Romantis Lee Je Hoon, Wajib Masuk Watchlist!4. Shadow Beauty 2021Shadow Beauty. Kakao TVDrama ini bercerita tentang Goo Ae Jin Shim Dal-gi yang sering dihina karena penampilannya. Hal ini menyebabkan dia membuat identitas ganda secara online menggunakan makeup dan Ae Jin pun menjadi viral dan menjadi selebgram dengan banyak pengikut. Lambat laun seseorang dari sekolahnya mengetahui hal ini dan membuat Goo Ae Jin dalam posisi Beauty adalah drama yang terlihat biasa dan underrated tapi memiliki makna dalam tentang kehidupan remaja yang terjadi secara umum di ini tidak hanya berbicara tentang bullying tetapi juga standar sosial yang tidak realistis, stalking, dan kejahatan dunia Taxi Driver 2021Taxi Driver. VikiSerial yang tayang di SBS ini juga mengangkat bullying di salah satu episodenya. Taxi Driver bercerita tentang sekelompok orang yang membantu korban ketidakadilan untuk balas dendam. Kim Do-ki Lee Je Hoon menangani siswa yang kerap melakukan bullying dan merekam video itu, di episode ini juga memperlihatkan kenakalan remaja lain berupa penggunaan obat-obatan itu dia 5 rekomendasi drama Korea tentang kenakalan remaja. Drama apa yang kamu suka?Artikel Menarik Lainnya 4 Fakta Menarik The Heavenly Idol, Drama Fantasi Baru Kim Min Kyu 5 Rekomendasi Drama Korea Tema Friendzone, Sahabat Jadi Cinta yang Bakal Bikin Baper! 5 Rekomendasi Film Anime Studio Ghibli yang Menguras Air Mata, Wajib Siapin Tisu!Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di Creators
Tag naskah drama 8 orang tentang kehidupan remaja. Contoh Naskah Drama. By Admin Materi Posted on July 23, 2022. Dalam artikel ini sudah mernagkum 5 Contoh Naskah Drama mulai dari naskah drama 5 orang, 6 orang, percintaan, Horor, dan komedi. Materi Terbaru.
ASPIRASIKU - Dalam contoh naskah drama 8 orang berikut ini mengangkat tema tentang kenakalan remaja. Naskah drama 5-8 orang atau kurang dari itu dan lebih yang mengangkat tema kenakalan remaja memiliki kepentingan pesan. Termasuk contoh naskah drama kenakalan remaja berikut ini yang memiliki relevansi tersendiri dalam menyampaikan pesan-pesan penting kepada penonton jika dipentaskan. Baca Juga Ikatan Cinta Hari Ini 11 Mei 2023 Semakin Curigai Marsha Pelaku Tabrak Lari, Namira Justru Temukan Fakta Lain Tentu sebagai pelajar yang sedang cari refrensi contoh naskah drama 8 orang akan bertanya-tanya, kenapa harus tema tentang kenakalan remaja? Berikut adalah beberapa alasan mengapa naskah drama tentang kenakalan remaja dapat menjadi pilihan yang menarik untuk dipentaskan. Pertama, identifikasi. Kenakalan remaja adalah isu yang dapat diidentifikasi oleh banyak orang. Baca Juga Ikatan Cinta 11 Mei 2023 Zara Terjebak Dalam Dendam, Niat Celakai Reyna Kini Zara Makin Kuatkan Bukti Kalau Dalam hal ini baik oleh para remaja itu sendiri maupun oleh orang dewasa yang pernah mengalaminya. Dengan mengangkat tema ini, penonton dapat merasakan keterhubungan dan pemahaman terhadap persoalan yang dihadapi oleh para remaja. Kedua adalah bicara tentang kesadaran. Drama tentang kenakalan remaja dapat membantu meningkatkan kesadaran akan isu-isu yang relevan dengan remaja. Baca Juga PM Kamboja Minta Maaf ke Presiden Gegara Insiden Bendera Indonesia Terbalik di Sea Games Misalnya saja seperti pergaulan yang buruk, penyalahgunaan narkoba, tindakan kriminal, dan lain sebagainya. Dengan menyajikan situasi-situasi dramatis, drama dapat mendorong penonton untuk memikirkan dampak negatif dari perilaku negatif dan mengambil langkah-langkah yang lebih positif. Terkini
EjZf.